http://www.4shared.com/file/LUPm23IN/LAPORAN_JARINGAN_INTERNETKOMPU.html Selengkapnya...
Minggu, 03 Juni 2012
Sabtu, 21 Mei 2011
TIM ROBOT INDONESIA MENANG DI AS
Diposting oleh UNY'S BLOG![]() |
| robot bernama Yaqut |
Demikian disampaikan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di San Francisco dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (15/6/2009). Kemenangan Indonesia diperoleh melalui penampilan Robot DU-114 yang meraih waktu tercepat dalam mencari sumber api dan memadamkannya dengan semprotan air secara otomatis (api diperagakan dengan menggunakan lilin).
Selengkapnya...
Selasa, 17 Mei 2011
GEMPA DI BLITAR (JAWA TIMUR)
Diposting oleh UNY'S BLOG![]() |
| ILUSTRASI GEMPA |
Gempa tersebut dirasakan sampai Kota Malang dan sekitarnya. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tretes, Kabupaten Pasuruan, posisi gempa berada di 9,44 Lintang Selatan dan 112,56 Bujur Timur.
Selengkapnya...
Patung Liberty disambar petir
Diposting oleh UNY'S BLOG![]() |
| Patung Liberty disambar petir |
Middle States Association of Colleges and Schools
Diposting oleh UNY'S BLOG![]() |
| PETA MSA |
AHLI FISIKA JERMAN
Diposting oleh UNY'S BLOGKe tangan siapa Hadiah Nobel untuk bidang fisika jatuh di tahun 1932? Ke tangan Werner Heisenberg, ahli fisika Jerman. Tak ada orang dapat Hadiah Nobel tanpa sebab-sebab yang jelas. Dan sebab itu pun mesti luar biasa. Kalau sekedar penemu sih banyak, dan rasanya sulit hadiah itu dikantonginya. Kenapa bisa Heisenberg? Karena kreasi dan penemuannya dalam bidang “kuantum mekanika.” Ini bukan barang sembarangan. Ini salah satu prestasi penting dalam seluruh sejarah ilmu pengetahuan.
Mekanika – tiap orang mafhum belaka – adalah cabang ilmu fisika yang berhubungan dengan hukum-hukum umum ihwal gerak sesuatu benda. Dan bukan cabang sembarangan cabang, melainkan cabang yang punya bobot fundamental dalam dunia ilmu pengetahuan.
![]() |
Werner Heisenberg |
Selengkapnya...
0
komentar
Label:
ALL ABOUT PHYSICS
TUTORIAL FLASH
Diposting oleh UNY'S BLOG- Timeline, digunakan untuk mengatur dan mengontrol isi keseluruhan movie Anda.
Selengkapnya...
Senin, 16 Mei 2011
Keseimbangan Termodinamika
Diposting oleh UNY'S BLOGSebuah sistem dikatakan seimbang dalam artian termodinamika, jika memiliki 3 komponen keseimbangan, yaitu:
Keseimbangan Mekanika, yaitu adanya keseimbangan gaya-gaya yang bekerja pada sistem, itu dalam sistem sendiri (bisanya disebut juga sebagai interior) atau antara sistem dengan lingkungannya. Kesimbangan gaya, bisa dalam bentuk akibat gravitasi, listrik, dll. Dengan kata yang mudah dapat dikatakan, bahwa semua gaya-2 yang bekerja harus memiliki resultant sama dengan zero. Selengkapnya...
Rabu, 11 Mei 2011
PLANET BARU PENEMUAN NASA
Diposting oleh UNY'S BLOGTeleskop luar angkasa Kepler telah membuat penemuan menakjubkan. hal utama yang diumumkan adalah bahwa Kepler telah menemukan lebih dari 1200 planet dengan 54 diantaranya potensial mendukung kehidupan.
Namun, di luar isu utama tentang penemuan planet yang bisa dihuni itu, Kepler menyimpan temuan lain yang tak kalah menakjubkan. Teleskop luar angkasa yang baru beroperasi tahun 2009 ini menemukan sebuah tata surya baru beranggotakan 6 buah planet. Seluruh planet mengorbit satu bintang induk yang dinamai Kepler 11.
Tata surya baru itu berjarak 2000 tahun cahaya dari bumi. Tata surya ini unik sebab merupakan tata surya pertama yang memiliki jumlah planet transit lebih dari 3. Dalam konferensi pers yang digelar, NASA mengatakan, "Ini adalah grup terbesar planet transit mengorbit satu bintang induk yang pernah ditemukan di luar tata surya kita."
![]() |
| 6 PLANET BARU |
0
komentar
Label:
ALL ABOUT PHYSICS
Selasa, 10 Mei 2011
PENEMUAN TERBARU
Diposting oleh UNY'S BLOG![]() |
| TIRAI PENYERAP UDARA |
Kebisingan dapat menjadi sumber utama iritasi di tempat kerja atau di rumah, mengurangi produktivitas dan membuat sulit untuk bersantai. Sayangnya, banyak bahan yang digunakan dalam desain interior, seperti kaca dan beton, adalah apa yang dikenal sebagai akustik keras. Selengkapnya...
1 komentar
Label:
ALL ABOUT PHYSICS
Lalat buah 'berenang' di udara????
Diposting oleh UNY'S BLOG![]() |
| lalat berenang di udara |
Selengkapnya...
0
komentar
Label:
ALL ABOUT PHYSICS
Minggu, 08 Mei 2011
VISUALISASI SUPERNOVA
Diposting oleh UNY'S BLOG![]() |
Visualisasi dari supernova meledak dibuat dengan IBM Blue Gene / P di Argonne Kepemimpinan Fasilitas Komputasi. |
Selengkapnya...
0
komentar
Label:
ALL ABOUT PHYSICS
Komponen sumber daya adaptor
Diposting oleh UNY'S BLOGKomponen sumber daya adaptor
Komponen-komponen sumber daya adaptor adalah sbb:1. bagian input : steker, sekering, LED, saklar ON-OFF, saklar pemilih tegangan
2. bagian penurun tegangan : transformator daya ( step down )
3. bagian penyerah arus : dioda
4. bagian penyaring arus : resistor, kondensaator
5. bagian output : penjepit buaya atau jack Selengkapnya...
0
komentar
Label:
ALL ABOUT PHYSICS
Selasa, 03 Mei 2011
SUPERNOVA
Diposting oleh UNY'S BLOGSelengkapnya...
3
komentar
Label:
ALL ABOUT PHYSICS
Senin, 02 Mei 2011
PANCARAN ELEKTRON SUHU RENDAH
Diposting oleh UNY'S BLOG![]() |
| Gambar Elektron |
Dalam eksperimen nEDM, dengan menggunakan fotomultiplier yang sangat sensitif untuk mendeteksi cahaya sintilasi yang dihasilkan ketika partikel bermuatan yang terjadi dari reaksi antara neutron-neutron dengan isotop langka helium, Meyer mengidentifikasi suatu fenomena baru yang disebut pancaran elektron suhu rendah (cryogenic electron emission). Selengkapnya...
0
komentar
Label:
ALL ABOUT PHYSICS
GAYA GRAVITASI
Diposting oleh UNY'S BLOG![]() |
| Gambar A |
2
komentar
Label:
ALL ABOUT PHYSICS
Kamis, 28 April 2011
GERBANG LOGIKA
Diposting oleh UNY'S BLOGGerbang logika atau gerbang logik adalah suatu entitas dalam elektronika dan matematika Boolean yang mengubah satu atau beberapa masukan logik menjadi sebuah sinyal keluaran logik. Gerbang logika terutama diimplementasikan secara elektronis menggunakan dioda atau transistor, akan tetapi dapat pula dibangun menggunakan susunan komponen-komponen yang memanfaatkan sifat-sifat elektromagnetik (relay), cairan, optik dan bahkan mekanik.
Macam-macam gerbang :
![]() |
| Gerbang AND |
| A | B | Y |
|---|---|---|
| 0 | 0 | 0 |
| 0 | 1 | 0 |
| 1 | 0 | 0 |
| 1 | 1 | 1 |
![]() |
| Gerbang NAND |
| A | B | Y |
|---|---|---|
| 0 | 0 | 1 |
| 0 | 1 | 1 |
| 1 | 0 | 1 |
| 1 | 1 | 0 |
Selengkapnya...
3
komentar
Label:
ALL ABOUT PHYSICS
Rabu, 27 April 2011
ANGIN MATAHARI
Diposting oleh UNY'S BLOGSejarah dari penemuan fenomena angin matahari cukup menarik. Untuk pertama kalinya Richard C. Carrington yaitu seorang astronom dari Inggris mengusulkan bahwa aliran partikel yang mengalir terus menerus keluar dari matahari. Richard C. Carrington pada tahun 1859 melakukan pengamatan pertama dari apa yang kita sebut solar flare. Hal ini merupakan ledakan yang terjadi tiba-tiba akibat energi dari atmosfer matahari.
Data dari satelit milik Jepang, Hinode, menunjukkan bahwa gelombang magnetik memainkan peranan penting dalam mengarahkan angin matahari di ruang angkasa.
Bagaimana angin matahari terbentuk dan kemudian menguat telah menjadi topik perdebatan selama beberapa dekade. Apa yang dikenal sebagai gelombang Alfven (Alfven waves) pada prinsipnya dapat memindahkan energi dari permukaan Matahari melalui atmosfer matahari (dikenal sebagai korona), menjadi angin matahari. Karena itu, gelombang Alfven yang bersifat magnetik yang kuat pada gas bermuatan listrik di Matahari telah lama menjadi kandidat sebagai kekuatan yang memicu pembentukan angin matahari.
Pada atmosfer matahari, gelombang Alfven terbentuk saat pergerakan konvektif dari gelombang bintang menekan medan magnet di sekelilingnya, atau saat proses dinamik yang menghasilkan aliran listrik yang membuat medan magnet berubah bentuk atau mengalami rekoneksi.
“Hingga kini, gelombang Alfven masih mustahil untuk bisa diamati, dikarenakan oleh keterbatasan resolusi dari instrumen yang tersedia,” jelas Alexei Pevtsov, saintis program Hinode dari markas besar NASA di Washington. “Dengan bantuan Hinode, kami sekarang dapat melihat bukti langsung dari keberadaan gelombang Alfven, yang akan membantu mengungkap misteri mengenai bagaimana angin matahari terbentuk.”
Para ilmuwan pun melakukan berbagai riset misalnya, Tim riset yang dipimpin oleh Bart De Pontieu, ahli fisika matahari dari Laboratorium Matahari dan Astrofisika Lockheed Martin di Pallo Alto, California, berfokus pada kromosfer Matahari, daerah yang terbentang diantara permukaan matahari dan korona. Memanfaatkan citra beresolusi teramat-sangat tinggi dari perangkat Solar Optical Telescope pada Hinode, De pontieu beserta timnya menemukan bahwa gelombang Alfven tersebar pada kromosfer. Saat gelombang tersebut mengalir kearah korona, gelombang tersebut menjadi cukup kuat untuk memicu angin matahari.
Resensi dari :
id.wikipedia.org
ias.dhani.org Selengkapnya...
4
komentar
Label:
ALL ABOUT PHYSICS
JURNAL ELDAS
Diposting oleh UNY'S BLOGA. LATAR BELAKANG
Transistor merupakan komponen yang dapat menguatkan arus.Dengan kemampuan ini, transistor dapat dimanfaatkan dalam dua moda, yaitu moda nonlinier dan moda linier. Moda nonlinier contohnya adalah pemanfaatan transistor sebagai saklar elektronik, sedangkan moda linier adalah transistor sebagai penguat (amplifier). Ciri khas dari penguat kelas A, seluruh sinyal keluarannya bekerja pada daerah aktif. Penguat tipe class A disebut sebagai penguat yang memiliki tingkat fidelitas yang tinggi. Asalkan sinyal masih bekerja di daerah aktif, bentuk sinyal keluarannya akan sama persis dengan sinyal input. Contoh dari penguat kelas A adalah adalah rangkaian dasar common emiter (CE) transistor. Penguat tipe kelas A dibuat dengan mengatur arus bias yang sesuai di titik tertentu yang ada pada garis bebannya. Titik kerja transistor (Q) berada di tengah garis beban DC. Ketika kondisi sinyal AC kecil, sebuah transistor bekerja didaerah yang aktif dalam seluruh siklusnya. Dan sebaliknya transistor terus bekerja didaerah aktif selama waktu mencapai puncak-puncaknya sepanjang garis beban titik jenuh dan titik pancung tidak terpotong. Cara kerja inilah disebuat penguat daya kelas A. Penguat daya seperti common emitter memiliki sinyal input yang diberikan jauh lebih besar amplitudonya. Penganalisaan impedansi input dan impedansi output serta penguatan sama seperti penguat satu tingkat. Untuk lebih mengetahui prinsip kerja penguat daya kelas A, menentukan penguat tegangan (Av) pada penguat daya kelas A, serta menentukan Impedansi masukan (Zin) dan Impedansi keluaran (Zout) dilakukan percobaan penguat Daya Kelas A.
B. RUMUSAN MASALAH
Ditinjau dari latar belakang percobaan Penguat Daya Kelas A dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut:
1. Bagaimana prinsip kerja penguat daya kelas A?
2. Bagaimana cara menentukan penguat tegangan (Av) pada penguat daya kelas A?
3. Bagaimana cara menentukan impedansi masukan (Zin) dan impedansi keluaran (Zout)?
C. TUJUAN PERCOBAAN
Adapun tujuan dari percobaan Penguat Daya Kelas A ini adalah sebagai berikut:
1. Memahami prinsip kerja penguat daya kelas A.
2. Menentukan penguat tegangan (Av) pada penguat daya kelas A.
3. Menentukan Impedansi masukan (Zin) dan Impedansi keluaran (Zout).
DASAR TEORI
Apabila sebuah transistor mempunyai titik kerja Q di dekat tengah-tengah garis beban DC, suatu sinyal AC yang kecil mengakibatkan transistor bekerja didaerah yang aktif dalam seluruh siklusnya. Apabila sinyal membesar, transistor terus bekerja didaerah aktif selama waktu mencapai puncak-puncaknya sepanjang garis beban titik jenuh dan titik pancung (cut off) tidak terpotong. Untuk membedakan cara operasi ini dari jenis-jenis lainnya, operasi tersebut disebut dari kelas A. Pada gambar 1, titik Q diambil ditengah atau dipusat garis beban AC, dari sini kita mendapatkan sinus output yang tak tergunting dengan kemungkinan yang terbesar.
Gambar 1. Garis beban CE kelas A
Dalam merancang penguat daya kelas A, titik kerja Q harus berada ditengah-tengah garis beban, maka dapat diperoleh dengan langkah-langakh berikut. Untuk garis beban DC
I_C(sat) =V_CC/((R_c+R_E ) )
V_(CE(cutoff))=V_CC
I_CQ=((V_B-V_BE ))/R_E
V_CEQ=V_CC-I_C.(R_C+R_E)
Untuk menggambar garis beban AC dapat dilakukan dengan cara berikut:
Dengan :
R_L=R_E//R_L
∆V_CE=∆ .I_C .(R_C+R_E)
I_(CC(cutoff))=V_CEQ+I_CQ .r_L
Pada penguat kelas A dikenal adanya PP atau Kepatuhan AC. Kepatuhan AC (PP) adalah tegangan keluaran maksimum penguat dari puncak ke puncak (tanpa pemotongan). Kepatuhan AC (PP) dapat dirumuskan sebagai berikut :
PP=2〖 I〗_(CQ ) .r_L
Secara toeri kita dapat merancang suatu penguat CE kelas A dengan cara menentukan bias DC-nya terlebih dahulu, setelah selesai maka akan diperoleh nilai-nilai untuk resistor yang digunakan. Sebelum menentukan bias DC tersebut terlebih dahulu dipilih jenis resistor yang digunakan, kemudian barumenentukan bisa DC-nya.
Penguat daya yang dibahas pada percobaan ini sama seperti common emitter pada penguat satu tingkat, hanya saja sinyal input yang diberikan jauh lebih besar amplitudonya. Penganalisaan impedansi input dan impedansi output serta penguatan sama seperti penguat satu tingkat.
METODE PERCOBAAN
A. ALAT DAN BAHAN
a. Papan Rangkaian
b. Resistor
c. AFG
d. Osiloskop
e. Kebel Konektor
f. Power Supply Simetri
g. Multitester Digital
B. RANCANGAN PERCOBAAN
Gambar A. Rangkaian Penguat Daya Kelas A
C. VARIABEL PERCOBAAN
Variabel Manipulasi : Frekwensi
Variabel Kontrol : Sinyal masukan (sinusoida)
Variabel Respon : Sinyal keluaran, Vin, Vout, penguat daya (Av), impedansi masukan (Zin) dan impedansi
keluaran (Zout)
D. LANGKAH PERCOBAAN
Pertama, merangkai komponen-komponen yang disediakan seperti gambar pada rancangan percobaan (Gambar A) . Kemudian menghubungkannya dengan power supply setelah itu mengukur titik kerja DC-nya VB, VC, VE, IC dan IB. Selanjutnya dalam keadaan tanpa beban, kita mengukur kepatuhan AC dengan memberi sinyal sinusoida dengan fin = 1 KHz, lalu mengatur sinyal masukan hingga didapatkan sinyal keluaran maksimum tanpa terpotong dan mencatat data yang diperoleh. Lalu mengulang langkah-langkah tersebut dengan frekuensi yang berbeda.
Kedua, mengukur impedansi masukan dengan memasang resistor variabel seri dengan C1 denagn resistansi awal = nol, menentukan tegangan keluaran pada frekuensi 1 KHz. Lalu mengukur tegangan inputnya dan mempertahankan berharga konstan selama pengukuran atau percobaan. Selanjutnya menaikkan harga variabel tersebut sampai tegangan keluaran berharga ½ tegangan keluaran mula-mula. Selama pengukuran Vin dijaga konstan. Dan melepaskan variabel resistor dan mengukur resistansinya dengan menggunakan multimeter serts mengulangi langkah-langkah tersebut untuk frekuensi yang berbeda.
Ketiga, mengukur impedansi keluaran. Dengan menentukan tegangan keluaran tanpa beban lalu mengukur tegangan inputnya dan mempertahankan berharga konstan selama pengukuran atau percobaan. Kemudian memasang resistor variabel seri dengan C2 dengan resistansi maksimal dan menurunkan harga resistansi variabel tersebut sampai tegangan keluaran berharga ½ dari tegangan keluaran mula-mula. Selama pengukuran Vin dijaga konstan. Selanjutnya, melepaskan variabel resistor dan mengukur resistansinya dengan menggunakan multitester. Terakhir, mengulangi langkah tersebut dengan frekuensi yang berbeda-beda.
Resensi dari Panduan Praktikum Elektronika Dasar(Tim Laboratorium Fisika Unesa) Selengkapnya...
0
komentar
Label:
ALL ABOUT PHYSICS
Selasa, 26 April 2011
physics is not bad
Diposting oleh UNY'S BLOGFisika (Bahasa Yunani: φυσικός (physikos), "alamiah", dan φύσις (physis), "Alam") adalah sains atau ilmu tentang alam dalam makna yang terluas. Fisika mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Fisikawan mempelajari perilaku dan sifat materi dalam bidang yang sangat beragam, mulai dari partikel submikroskopis yang membentuk segala materi (fisika partikel) hingga perilaku materi alam semesta sebagai satu kesatuan kosmos.
Selengkapnya...
2
komentar
Label:
ALL ABOUT PHYSICS























----------------------------------------------------